Kedua pemain sama-sama berusaha memperkuat karakter. Keduanya menghabiskan waktu dan sumber daya. Namun, hubungan antara usaha dan hasilnya sangat berbeda.
Dalam satu sistem, pemain dapat kehilangan item karena peluang acak. Dalam sistem lainnya, tantangan utama berada pada proses memperoleh material dan menentukan senjata yang layak ditingkatkan.
Perbedaan tersebut menimbulkan pertanyaan yang lebih penting daripada sekadar mencari game dengan sistem upgrade termudah: apakah mekanisme peningkatan senjata benar-benar menghargai waktu yang telah diinvestasikan pemain?
Mengapa Upgrade Senjata Menjadi Bagian Penting dalam RPG?
Dalam banyak RPG, perkembangan karakter tidak hanya ditentukan oleh level.
Senjata, armor, aksesori, dan berbagai perlengkapan lainnya dapat memengaruhi kemampuan karakter secara signifikan. Bahkan, pada beberapa game, peningkatan perlengkapan yang tepat dapat menghasilkan perubahan performa lebih besar daripada kenaikan beberapa level karakter.
Karena itu, pengembang menggunakan sistem upgrade sebagai salah satu bentuk progres jangka panjang.
Namun, tujuan sistem upgrade dapat berbeda berdasarkan jenis permainan.
Dalam MMORPG, upgrade sering berhubungan dengan ekonomi server, perdagangan antarpemain, persaingan guild, dan aktivitas farming berulang.
Dalam Soulslike single-player, upgrade lebih sering digunakan untuk mendukung perkembangan karakter sepanjang petualangan dan membantu pemain menghadapi tantangan yang semakin sulit.
Perbedaan tujuan tersebut menjelaskan mengapa mekanisme upgrade kedua genre tidak selalu dapat dibandingkan hanya berdasarkan jumlah material yang dibutuhkan.
Ragnarok Online: Ketika Refinement Menjadi Pertaruhan Ekonomi
Sistem refinement Ragnarok Online merupakan salah satu contoh mekanisme peningkatan perlengkapan yang sangat dikenal pemain MMORPG klasik.
Melalui proses refinement, pemain dapat meningkatkan kemampuan senjata atau armor dengan menggunakan material dan biaya tertentu.
Pada sistem klasik, keberhasilan refinement tidak selalu dijamin pada seluruh tingkat peningkatan. Setelah melewati batas aman yang berlaku untuk jenis perlengkapan tertentu, proses refinement dapat memiliki peluang gagal dan menyebabkan perlengkapan hancur.
Aturan pastinya bergantung pada jenis item, tingkat senjata, episode, dan sistem refinement yang digunakan oleh server.
Hal tersebut membuat keputusan melakukan refinement menjadi lebih rumit daripada sekadar menekan tombol upgrade.
Nilai Senjata Tidak Hanya Ditentukan oleh Statistik
Dalam Ragnarok Online, sebuah senjata dapat memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena beberapa alasan.
Senjata tersebut mungkin sulit diperoleh, memiliki slot kartu yang berguna, cocok untuk build tertentu, atau sudah mencapai tingkat refinement yang sulit diraih.
Akibatnya, dua senjata dengan nama sama belum tentu memiliki harga pasar yang sama.
Senjata dengan tingkat refinement lebih tinggi dapat dihargai jauh lebih mahal karena pembeli tidak hanya membayar kemampuan tambahannya, tetapi juga kelangkaan dan risiko yang telah ditanggung selama proses peningkatan.
Di sinilah sistem refinement menjadi bagian dari ekonomi MMORPG.
Keberhasilan upgrade dapat menciptakan nilai baru, sementara kegagalan dapat menghilangkan item dari peredaran.
Ketika Keberuntungan Lebih Menentukan daripada Persiapan
Masalah muncul ketika pemain telah memenuhi seluruh persyaratan material, tetapi hasil akhirnya masih ditentukan oleh peluang acak.
Seorang pemain dapat berhasil melakukan refinement berisiko dalam percobaan pertama.
Pemain lain mungkin gagal berkali-kali meskipun menggunakan metode yang sama.
Perbedaan hasil tersebut bukan selalu menunjukkan perbedaan keterampilan.
Dalam mekanisme RNG, hasil percobaan individual tidak dapat dijamin hanya karena pemain telah menghabiskan banyak waktu untuk mengumpulkan material.
Situasi ini dapat menciptakan kepuasan besar ketika berhasil, tetapi juga frustrasi ketika gagal.
RF Online: Upgrade Senjata dan Persaingan Kekuatan
RF Online menawarkan contoh lain mengenai pentingnya peningkatan perlengkapan dalam MMORPG.
Game ini dikenal dengan sistem equipment, talic, serta berbagai mekanisme peningkatan yang dapat memengaruhi kemampuan karakter.
Detail keberhasilan, konsekuensi kegagalan, dan material yang digunakan dapat berbeda berdasarkan versi resmi maupun konfigurasi private server.
Namun, secara umum, peningkatan perlengkapan menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan kekuatan karakter.
Dalam game yang memiliki aktivitas PvP dan konflik antarkelompok, perbedaan kemampuan equipment dapat memiliki dampak langsung terhadap persaingan.
Senjata yang lebih kuat tidak hanya membantu pemain mengalahkan monster lebih cepat, tetapi juga dapat memberikan keuntungan ketika menghadapi pemain lain.
Ketika Sistem Upgrade Memengaruhi Keseimbangan PvP
Dalam permainan kompetitif, perbedaan equipment dapat menjadi sumber ketimpangan apabila terlalu besar.
Bayangkan dua pemain dengan tingkat pemahaman mekanisme yang relatif sama.
Pemain pertama menggunakan perlengkapan standar, sementara pemain kedua memiliki senjata dengan peningkatan jauh lebih tinggi.
Jika selisih statistik terlalu besar, pemain dengan perlengkapan lebih lemah mungkin mengalami kesulitan meskipun mampu mengambil keputusan yang lebih baik selama pertarungan.
Namun, bukan berarti seluruh keunggulan equipment merupakan masalah.
MMORPG memang dirancang untuk memberikan penghargaan atas perkembangan karakter.
Pertanyaan pentingnya adalah apakah keuntungan tersebut masih memungkinkan keterampilan, strategi, dan kerja sama memberikan pengaruh berarti.
Dark Souls: Upgrade Senjata Tanpa Risiko Kehancuran Acak
Dalam Dark Souls, peningkatan senjata menggunakan material dan sumber daya yang diperoleh selama petualangan.
Setiap judul dalam seri tersebut memiliki aturan dan jalur upgrade yang berbeda.
Namun, salah satu perbedaan mendasar dibandingkan refinement berisiko dalam MMORPG adalah bahwa proses upgrade normal tidak bergantung pada peluang acak yang dapat menghancurkan senjata ketika pemain telah memenuhi persyaratannya.
Tantangan utama justru berada pada cara memperoleh material, memilih jalur peningkatan, dan menentukan senjata yang sesuai dengan karakter.
Pemain tetap harus membuat keputusan ekonomi karena sumber daya tertentu dapat terbatas, terutama pada tahap awal permainan.
Akan tetapi, keputusan tersebut lebih berkaitan dengan alokasi sumber daya daripada kemungkinan kehilangan senjata akibat kegagalan acak.
Kesulitan Dipindahkan ke Gameplay
Perbedaan ini memperlihatkan filosofi desain yang menarik.
Dalam sistem refinement berisiko, sebagian tantangan berasal dari peluang keberhasilan upgrade.
Dalam Dark Souls, tantangan lebih banyak ditempatkan pada perjalanan memperoleh material dan kemampuan pemain menghadapi musuh.
Jika pemain membutuhkan material dari lokasi berbahaya, ia harus menemukan cara mencapai lokasi tersebut.
Jika pemain kesulitan mengalahkan boss, ia dapat memperbaiki strategi, mempelajari pola serangan, atau mencari perlengkapan yang lebih sesuai.
Dengan demikian, peningkatan senjata menjadi bagian dari progres yang relatif dapat diprediksi setelah persyaratan dipenuhi.
Elden Ring: Kebebasan Build dan Kepastian Upgrade
Elden Ring memperluas pendekatan tersebut melalui dunia terbuka yang memberikan banyak pilihan senjata, build, dan jalur eksplorasi.
Senjata biasa menggunakan Smithing Stone, sedangkan senjata khusus tertentu menggunakan Somber Smithing Stone.
Kedua kategori memiliki jalur peningkatan berbeda.
Namun, proses upgrade tetap tidak menggunakan sistem peluang gagal yang dapat menghancurkan senjata.
Jika pemain memiliki material, Rune, dan akses ke fasilitas peningkatan yang sesuai, upgrade dapat dilakukan berdasarkan persyaratan yang telah ditetapkan.
Ini tidak berarti seluruh proses pengembangan senjata menjadi mudah.
Material tingkat tinggi tertentu dapat terbatas dalam satu siklus permainan, sehingga pemain perlu mempertimbangkan senjata mana yang paling layak ditingkatkan.
Kesulitan tetap ada, tetapi bentuknya berbeda.
Eksperimen Build Menjadi Lebih Aman
Dalam RPG dengan risiko kehancuran item, pemain mungkin enggan mencoba senjata baru karena telah menginvestasikan terlalu banyak sumber daya pada perlengkapan utama.
Dalam Elden Ring, pemain memiliki kesempatan mengeksplorasi berbagai senjata tanpa menghadapi risiko kegagalan acak setiap kali meningkatkan perlengkapan.
Meski begitu, ketersediaan material dan kebutuhan statistik tetap membatasi eksperimen.
Pemain yang ingin mencoba banyak senjata harus memikirkan distribusi atribut, ketersediaan upgrade material, serta kecocokan kemampuan senjata dengan gaya bermain.
Jadi, kebebasan eksperimen bukan berarti tidak ada konsekuensi keputusan.
Konsekuensinya hanya tidak diwujudkan melalui kemungkinan senjata hancur akibat percobaan upgrade.
Perbandingan Sistem Upgrade MMORPG dan Soulslike
Perbandingan berikut menggambarkan karakteristik umum dari sistem yang dibahas, bukan aturan universal seluruh MMORPG atau Soulslike.
| Aspek | MMORPG dengan Refinement Berisiko | Dark Souls dan Elden Ring |
|---|---|---|
| Hasil upgrade | Dapat bergantung pada peluang keberhasilan | Pasti berhasil jika persyaratan terpenuhi |
| Risiko item hancur | Ada pada sistem atau tingkat tertentu | Tidak ada dalam upgrade normal |
| Sumber tantangan | Farming, ekonomi, dan risiko RNG | Eksplorasi, pertarungan, dan pengelolaan material |
| Ekonomi pemain | Dapat dipengaruhi perdagangan antarpemain | Terutama ekonomi internal permainan |
| Pengaruh PvP | Dapat signifikan pada game kompetitif | Dipengaruhi aturan matchmaking dan balancing |
| Eksperimen senjata | Dapat mahal jika refinement berisiko | Dibatasi material dan kebutuhan build |
| Hubungan usaha dan hasil | Tidak selalu menghasilkan upgrade berhasil | Upgrade dapat diprediksi setelah syarat terpenuhi |
RNG dalam Upgrade: Apakah Benar-Benar Tidak Adil?
Random Number Generator atau RNG merupakan mekanisme yang digunakan game untuk menghasilkan hasil berdasarkan peluang tertentu.
RNG bukan sesuatu yang secara otomatis buruk.
Dalam banyak RPG, peluang acak digunakan untuk menentukan item drop, critical hit, efek status, atau hasil aktivitas tertentu.
Unsur ketidakpastian dapat membuat permainan terasa lebih menarik.
Namun, dampak RNG bergantung pada apa yang dipertaruhkan pemain.
Gagal memperoleh item dari satu monster mungkin hanya berarti pemain perlu mencoba lagi.
Sebaliknya, kegagalan upgrade yang menghancurkan perlengkapan langka dapat menghapus hasil investasi waktu yang jauh lebih besar.
Karena itu, penilaian terhadap keadilan sistem RNG perlu mempertimbangkan konsekuensi kegagalan, bukan hanya persentase peluang berhasil.
Contoh Matematika Risiko Upgrade
Misalkan sebuah sistem upgrade memiliki peluang keberhasilan 40% pada setiap percobaan, dengan asumsi hasil setiap percobaan independen dan peluangnya tetap.
Artinya, peluang gagal pada satu percobaan adalah 60%.
Jika pemain melakukan tiga percobaan independen, peluang seluruh percobaan gagal adalah:
0,60 × 0,60 × 0,60 = 21,6%
Dengan demikian, peluang memperoleh setidaknya satu keberhasilan dalam tiga percobaan adalah 78,4%.
Angka tersebut mungkin terdengar cukup tinggi.
Namun, hampir satu dari lima rangkaian tiga percobaan masih dapat berakhir tanpa keberhasilan dalam model sederhana ini.
Jika setiap kegagalan menghancurkan senjata dan material yang mahal, kerugian pemain dapat menjadi sangat besar.
Perhitungan ini hanya ilustrasi matematika, bukan klaim mengenai persentase refinement Ragnarok Online, RF Online, atau game tertentu.
Perbedaan antara RNG Gameplay dan Monetisasi Berbasis Peluang
Ketika membahas RNG, penting membedakan mekanisme peluang yang merupakan bagian dari gameplay dengan sistem yang melibatkan pembelian menggunakan uang nyata.
Game dapat menggunakan peluang acak tanpa meminta pemain membayar untuk setiap percobaan.
Namun, masalah desain dan perlindungan konsumen menjadi lebih kompleks ketika kesempatan memperoleh item atau meningkatkan perlengkapan dapat dibeli menggunakan uang nyata.
Terutama jika hasilnya tidak pasti dan pembelian dapat dilakukan berulang.
GoodOldDaysFarm.com membahas persoalan tersebut dalam artikel perbandingan Soulslike dan MMORPG dalam konteks gacha serta loot box, yang relevan untuk memahami bagaimana unsur peluang dapat memiliki konsekuensi berbeda ketika dikaitkan dengan monetisasi.
Meski demikian, tidak semua sistem upgrade berbasis RNG sama dengan loot box atau perjudian.
Penilaiannya harus memperhatikan mekanisme aktual, bentuk pembayaran, nilai hadiah, aturan permainan, dan ketentuan hukum yang berlaku.
Menyamakan seluruh RNG dengan perjudian justru mengaburkan perbedaan penting antara desain gameplay dan transaksi berbayar.
Mengapa Sistem Upgrade Berisiko Tetap Disukai Sebagian Pemain?
Jika upgrade dengan peluang gagal dapat menghabiskan banyak sumber daya, mengapa mekanisme tersebut tetap menarik bagi sebagian komunitas MMORPG?
Salah satu jawabannya adalah kelangkaan.
Perlengkapan dengan tingkat refinement tinggi dapat menjadi simbol pencapaian karena tidak semua pemain mampu memperolehnya.
Dalam game dengan ekonomi antarpemain, item seperti itu juga dapat memiliki nilai perdagangan yang tinggi.
Keberhasilan upgrade dapat menciptakan pengalaman emosional yang kuat karena pemain menyadari adanya risiko kegagalan.
Namun, rasa puas tersebut tidak selalu berarti sistemnya memberikan penghargaan yang proporsional terhadap keterampilan.
Pemain yang berhasil mungkin merasa bangga, sementara pemain lain yang melakukan persiapan sama dapat mengalami kerugian besar.
Artinya, sistem tersebut lebih kuat dalam menciptakan kelangkaan dan ketegangan daripada menjamin hubungan langsung antara usaha dan hasil.
Ketika Upgrade Menjadi Penghalang untuk Menikmati Konten
Masalah terbesar muncul ketika peningkatan perlengkapan menjadi syarat tidak tertulis untuk mengikuti aktivitas permainan.
Dalam MMORPG, komunitas sering membentuk standar mengenai equipment yang dianggap layak untuk dungeon, raid, atau PvP.
Standar tersebut tidak selalu berasal dari aturan resmi game.
Namun, apabila pemain dengan perlengkapan lebih rendah terus ditolak dari kelompok, mereka dapat merasa harus mengejar tingkat upgrade tertentu sebelum memperoleh kesempatan bermain.
Jika proses upgrade membutuhkan farming panjang dan memiliki risiko kehilangan item, hambatan tersebut menjadi semakin berat.
Situasi ini dapat membuat pemain menghabiskan lebih banyak waktu mempersiapkan karakter daripada menikmati aktivitas yang menjadi tujuan awalnya.
Di sinilah sistem progres berpotensi berubah menjadi sumber kelelahan.
Apakah Elden Ring Lebih Menghargai Waktu Pemain?
Dari sudut pandang kepastian hasil upgrade, Elden Ring memberikan hubungan yang lebih langsung antara usaha dan perkembangan senjata.
Pemain mengumpulkan material, memenuhi persyaratan, kemudian memperoleh peningkatan yang telah ditentukan.
Tidak ada percobaan refinement normal yang gagal secara acak dan menghancurkan senjata.
Hal ini dapat membuat waktu yang digunakan untuk mengumpulkan material terasa lebih dapat diprediksi.
Namun, bukan berarti Elden Ring selalu lebih menghargai waktu pemain dalam seluruh aspek.
Beberapa material membutuhkan eksplorasi panjang, boss tertentu dapat menghabiskan banyak percobaan, dan pemain mungkin perlu mengulang perjalanan ketika gagal.
Kesulitan tersebut merupakan bagian dari desain Soulslike.
Perbedaannya adalah pemain biasanya dapat menghubungkan kegagalan pertarungan dengan keputusan, pemahaman pola musuh, atau kemampuan eksekusinya.
Dalam sistem refinement RNG, pemain dapat melakukan seluruh persiapan dengan benar tetapi tetap gagal karena hasil acak.
Karena itu, apabila ukuran yang digunakan adalah kepastian bahwa material yang dikumpulkan menghasilkan peningkatan senjata, Elden Ring lebih unggul dibandingkan sistem refinement yang memiliki peluang gagal.
Namun, apabila pemain menikmati perdagangan, kelangkaan item, dan persaingan ekonomi jangka panjang, sistem MMORPG dapat menawarkan daya tarik yang tidak tersedia dalam pengalaman single-player.
Upgrade Tanpa RNG Juga Memiliki Kelemahan
Sistem upgrade yang selalu berhasil bukan berarti bebas dari persoalan desain.
Jika material terlalu mudah diperoleh, peningkatan senjata dapat terasa seperti formalitas.
Jika material terlalu langka, pemain mungkin merasa takut menggunakannya pada senjata yang ternyata tidak cocok.
Selain itu, pengembang harus memastikan bahwa peningkatan senjata tidak menghilangkan tantangan pertarungan terlalu cepat.
Dalam Soulslike, balancing menjadi penting karena peningkatan damage dapat memengaruhi durasi boss fight dan pengalaman mempelajari mekanisme musuh.
Dengan kata lain, menghilangkan peluang gagal tidak otomatis membuat sistem upgrade menjadi menarik.
Pengembang tetap perlu merancang distribusi material, peningkatan kekuatan, dan kesempatan eksperimen dengan baik.
Bagaimana Sistem Upgrade MMORPG Bisa Lebih Adil?
MMORPG tidak harus menghilangkan seluruh unsur RNG untuk menciptakan sistem peningkatan perlengkapan yang lebih menghargai waktu pemain.
Beberapa pendekatan dapat digunakan untuk mengurangi dampak kegagalan tanpa menghapus seluruh tantangan.
1. Sistem Pity atau Akumulasi Progres
Pengembang dapat menyediakan mekanisme yang meningkatkan peluang keberhasilan atau menjamin hasil setelah sejumlah kegagalan.
Pendekatan ini membantu membatasi kemungkinan pemain mengalami rangkaian kegagalan yang terlalu panjang.
Namun, detail penerapannya perlu dijelaskan secara transparan agar pemain memahami bagaimana progres dihitung.
2. Perlindungan terhadap Kehancuran Item
Sistem upgrade dapat mempertahankan peluang gagal tetapi mengurangi konsekuensinya.
Misalnya, kegagalan hanya menghabiskan material atau menurunkan tingkat upgrade, bukan selalu menghancurkan perlengkapan utama.
Setiap pilihan tetap memiliki konsekuensi ekonomi berbeda dan harus disesuaikan dengan keseimbangan game.
3. Jalur Upgrade Alternatif yang Pasti
Pengembang dapat menyediakan pilihan antara upgrade berisiko dengan biaya lebih rendah dan upgrade terjamin dengan kebutuhan material lebih besar.
Dengan demikian, pemain dapat memilih pendekatan berdasarkan toleransi risiko masing-masing.
Pemain yang menyukai ketidakpastian tetap memiliki pilihan, sementara pemain yang mengutamakan progres terencana tidak dipaksa bergantung sepenuhnya pada keberuntungan.
4. Transparansi Peluang Keberhasilan
Persentase peluang yang jelas membantu pemain membuat keputusan lebih rasional.
Informasi mengenai konsekuensi kegagalan juga perlu disampaikan sebelum pemain menghabiskan material.
Tanpa transparansi, pemain dapat membentuk asumsi keliru mengenai peluang keberhasilan atau cara kerja sistem.
5. Keseimbangan antara Gear dan Skill
Perlengkapan kuat sebaiknya memberikan keuntungan yang bermakna tanpa membuat seluruh mekanisme pertarungan kehilangan relevansi.
Jika perbedaan gear terlalu besar, kemampuan pemain dan strategi kelompok berisiko menjadi kurang penting.
Balancing yang baik membantu memastikan progres karakter tetap terasa berharga tanpa menghilangkan ruang kompetisi yang sehat.
Mengapa Perbandingan MMORPG dan Soulslike Tidak Selalu Sederhana?
Ragnarok Online, RF Online, Dark Souls, dan Elden Ring dibangun dengan tujuan yang berbeda.
MMORPG dirancang untuk mempertahankan dunia online yang terus digunakan banyak pemain. Sistem upgrade dapat menjadi bagian dari aktivitas ekonomi, persaingan, dan progres jangka panjang.
Sementara itu, Dark Souls dan Elden Ring terutama menawarkan petualangan dengan tantangan pertarungan dan perkembangan karakter yang lebih terarah.
Walaupun Elden Ring memiliki fitur multiplayer, struktur ekonominya tidak sama dengan MMORPG yang memiliki perdagangan perlengkapan secara luas.
Karena itu, mengambil sistem upgrade Elden Ring lalu memasangnya begitu saja ke MMORPG belum tentu menghasilkan keseimbangan yang ideal.
MMORPG perlu mempertimbangkan inflasi item, aktivitas crafting, pasokan material, dan dampak perubahan mekanisme terhadap pasar antarpemain.
Namun, perbedaan tujuan desain tidak berarti sistem yang sangat menghukum pemain harus diterima tanpa kritik.
Pengembang tetap dapat mengevaluasi apakah konsekuensi kegagalan sudah sebanding dengan waktu dan sumber daya yang dibutuhkan.
Kesimpulan: Mana yang Lebih Menghargai Waktu Pemain?
Sistem upgrade senjata MMORPG dan Soulslike menawarkan dua pendekatan berbeda terhadap perkembangan karakter.
Dalam Ragnarok Online dan beberapa sistem peningkatan perlengkapan RF Online, upgrade dapat melibatkan peluang keberhasilan, biaya material, serta risiko kehilangan sumber daya atau perlengkapan.
Mekanisme tersebut dapat menciptakan kelangkaan, nilai ekonomi, dan ketegangan yang menjadi bagian dari identitas MMORPG.
Namun, hasilnya tidak selalu sebanding dengan waktu yang telah diinvestasikan pemain.
Dark Souls dan Elden Ring menggunakan pendekatan yang lebih dapat diprediksi untuk peningkatan senjata. Tantangan utama berada pada pengumpulan material, pemilihan build, dan kemampuan menghadapi musuh.
Dalam hal kepastian progres upgrade, pendekatan Soulslike tersebut lebih menghargai usaha pemain karena keberhasilan peningkatan tidak ditentukan oleh peluang acak setelah persyaratan terpenuhi.
Meski begitu, sistem refinement berisiko tetap memiliki daya tarik bagi pemain yang menikmati ekonomi, kelangkaan item, dan progres jangka panjang dalam dunia online.
Persoalan utamanya bukan apakah sebuah game harus menghapus seluruh RNG.
Yang lebih penting adalah bagaimana pengembang menyeimbangkan risiko, penghargaan, transparansi, dan konsekuensi kegagalan.
Upgrade yang menarik seharusnya membuat pemain merasa bahwa keputusan dan usahanya memiliki arti, bukan sekadar memaksanya mengulang aktivitas yang sama sampai keberuntungan akhirnya berpihak.
Pada akhirnya, sistem peningkatan senjata terbaik bukan selalu yang paling mudah atau paling sulit. Sistem terbaik adalah yang memberikan tantangan sesuai dengan identitas game sekaligus menghormati waktu yang telah diberikan pemain.




